Rangkaian live instagram “Bisikan Seru” singkatan dari Bicang Asik dan Seru seri kedua yang disampaikan oleh Angelina Yusridar perwakilan dari Simavi dan Kiki Juliar yang merupakan influencer, berjalan dengan penuh antusias.

Setidaknya lebih dari 100 follower mengikuti diskusi sore seru dengan judul “Mengelola Menstruasi dan Self Care Saat Pandemi” yang berlangsung pada Sabtu 16 Mei 2020 di channel instagram @mkm.indonesia dan @kikijuliar.

Pada awal diskusi Angelina menyampaikan bahwa adanya kondisi pandemi Covid-19 ini tentu memberikan dampak sekunder pada beberapa wanitasi di kalangan tertentu.

Dalam rangkaian peringat MHD 2020 ini misalnya, ada seorang dokter perempuan berhasil diwawancarai dan bercerita bahwa dirinya dan beberapa dokter, serta petugas kesehatan perempuan lainnya yang berada di garda depan penanganan Covid-19 harus menahan diri untuk mengganti pembalut selama 8 jam saat mereka bertugas karena dalam keadaan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Padahal, dalam kondisi normal pengantian pembalut saat menstruasi disarankan selama 4 jam sekali.

Angelina juga bercerita bahwa masih banyak fasilitas tempat-tempat karantina yang belum menyediakan akses terhadap produk menstruasi, serta kamar mandi yang tersedia juga belum bisa dikatakan ramah perempuan. Kondisi ini sungguh disayangkan karena nyatanya menstruasi tidak berhenti saat adanya pandemi.

Mendengar cerita itu pun Kiki cukup prihatin. Kiki juga beranggap bahwa walau sedikit, tetap saja kondisi pandemi seperti sekarang ini akan mempengaruhi siklus menstruasi beberapa perempuan. Terutama mungkin bagi mereka yang biasa bekerja di luar rumah seperti dirinya yang aktif bertemu banyak orang dalam keseharian.

“Diawal anjuran untuk physical distancing ini aku sendiri merasa sedikit bosan dan suntuk. Kondisi-kondisi seperti ini tentu bisa mempengaruhi siklus menstruasi kita, ada yang menjadi lebih panjang siklusnya atau lebih pendek,” ujar Kiki.

Angelina pun mengamini statetment tersebut, menurutnya ada hasil survey yang menunjukkan bahwa terdapat 26% perempuan yang mengalami masalah saat kondisi pandemi Covid-19 ini dan 19% dari 26% perempuan itu adalah mereka yang mengalami masalah terkait reproduksi yaitu sulit mendapatkan produk menstruasi kare banyak kondisi pertokoaan disebabkan oleh Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pada banyak wilayah.

Ditengah pandemi ini menjaga kebersihan dan kesehatan menstruasi sangatlah penting. Terkait itu Angelina pun memberikan tips diantaranya bila menggunakan pembalut sekali pakai ada baiknya dicuci terlebih dulu sebelum dibuang ke tempat sampah, kita juga bisa membungkusnya dengan kertas bekas agar lebih tidak berserakan. Kemudian jangan lupa untuk monitor siklus menstruasi, makan makanan bergizi, dan olahraga secukupnya.

Diakhir diskusi Kiki pun menambahkan bahwa bagi para perempuan yang baru pertama kali mengalami menstruasi tidak perlu khawatir dan merasa bingung, karena menstruasi itu adalah hal wajar yang dialami semua perempuan, bahkan bisa dibilang menstruasi itu hal sehat. “Terpenting yang perlu diperhatikan jaga kebersihan dan kesehatan saat kita menstruasi karena penting untuk kesehatan,” jelas Kiki.

Bagi yang ingin menayakan seputar kebersihan dan kesehatan menstruasi, Angelina juga mengajak semua follower untuk mengikuti Instagram @mkm.indonesia. “Silahkan ya bagi kalian yang ingin bertanya atau berdiskusi seputar isu  Manajemen Kebersihan dan Kesehatan Menstruasi (MKM) bisa kontak dan DM instagram kita,” pungkas Angelina mengakhiri sesi.