Dihadapan perwakilan pokja provinsi seluruh Indonesia, para pemenang #NTUWritingContest2019 dihadirkan untuk menerima penghargaan pada acara kick off perkotaan, perumahan, air minum dan sanitasi (PPAS) 2020 pada Tanggal 19 Februari di Hotel Meridien Jakarta.

Dalam laporannya, ketua Jejaring AMPL yang sekaligus ketua Program Implementation Unit (PMU) Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman, Laisa Wahanudin menyampaikan bahwa tujuan dari penyelenggaraan NTU Writing Contest ialah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penyediaan informasi, serta data dan opini tentang pembangunan air minum dan sanitasi Indonesia di media sosial.

” Dari hasil perhitungan yang kami lakukan, jangkauan dari lomba ini tercatat ada 2.781 Like dan 1.154 Share, ” ujar Wahanudin.

Adapun tiga peserta yang mendapat penghargaan tersebut adalah.

Juara 1:
Naili Rahmah dari Youth With Sanitation Concern Lampung binaan SNV, menulis tentang “Pemuda dan Sanitasi di Masa Depan.’

Juara 2 :
Mita Sirait dari Wahana Visi Indonesia, menulis dengan judul “Musim Hitam di Sumba Timur.”

Juara 3:
Mohammad Debby Rizani D’by Reza Dosen dan Fasilitator Pembangunan Sanitasi Jawa Timur, menulis tentang “Kolaborasi Metode Teknoparti dalam Meningkatkan Akses Sanitasi Layak dan Aman di Indonesia”.

Bagi anda pengguna Facebook yang ingin mengetahui 30 karya peserta lomba dapat mencarinya dengan menggunakan tagar #NTUWritingContest209. “Dengan memberi penghargaan kepada mereka yang memberi informasi, data, dan opini tentang air minum dan sanitasi, kita harapkan dapat memenuhi kebutuhan berbagai pihak dalam rangka advokasi dan pemasaran,” tambah Wahanudin.

Dijelaskan pula bahwa penyediaan informasi, data, dan opini tentang pembangunan air minum dan sanitasi, akan mendorong terjadinya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, mitra pembangunan dan masyarakat sebagai subyek pembangunan.

Diujung laporan, Wahanudin menegaskan bahwa dengan semangat Almarhum Nugroho Tri Utomo dalam pembangunan air minum dan sanitasi Indonesia diharapkan bisa terus menjadi penyemangat seluruh pengiat PPAS untuk terus berkarya mencapai target air minum dan sanitasi aman berkelanjutan.

“Akhirnya kami dari penyelenggara mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta dan pendukungnya yang telah bersama-sama meramaikan acara ini. Serta penghargaan sebesar-besarnya kepada kawan-kawan Jejaring AMPL yang telah terlibat secara aktif sehingga kegiatan ini bisa terselenggara. Mohon maaf tentu banyak sekali kekurangan selama proses penyelenggaraan, semoga dapat menjadi pembelajaran di masa depan,” pungkasnya mengakhiri laporannya.

Penulis: Hony Irawan